Coordinamento Comunale 078952151 - amalduca@comune.olbia.ot.it  -  cfancello@comune.olbia.ot.it  
1bb80b6a198bca2568965fc3290893dd.jpg
Tentang Percobaan UKMPPD Bagi Para Calon Dokter Indonesia  

Tentang Percobaan UKMPPD Bagi Para Calon Dokter Indonesia

Mengapa calon dokter di Indonesia harus menjalankan registrasi UKMPPD atau Uji Kompetensi Mahasiswa Program. pekerjaan Dokter. Sebab UKMPPD yaitu ujian satu-satunya bagi calon dokter di Indonesia yang diselenggarakan dari negara untuk bisa menerima gelar dokter. Ujian UKMPPD ini yang dulunya lebih diketahui oleh nama UKDI atau Uji Kompetensi Dokter Indonesia.

 

Tiap-tiap mahasiswa kedokteran yang akan mencontoh UKMPPD ini patut terlebih dulu pendaftaran ukmppd dengan prasyarat utamanya, para mahasiswa kedokteran sebelumnya mesti sudah menyelesaikan pendidikannya adalah preklinik, klinik, dan serta mereka telah diungkapkan dari Fakultas Kedokteran masing-masing. Meskipun tujuan dari UKMPPD ini merupakan untuk menjaga kualitas yang baik dari para tamatan pengajaran dokter dan juga sebagai format perlindungan untuk masyarakat dan pengguna jasa layanan dari kedokteran.

 

Ujian ukmppd ini yang seharusnya ditiru oleh para mahasiswa kedokteran yang akan menerima gelar dokter yaitu terdiri dari 2 komponen tes. Yang pertama CBT atau Computer Based Test atau Percobaan Berbasis Komputer. Dan kedua percobaan OSCE atau Objective Structured Clinical Examination atau Percobaan Roleplay Dokter dan juga Pasien. Percobaan UKMPPD diselenggarakan 4 kali dalam setahun. Dan tiap-tiap peserta diberi kesempatan untuk mengikuti tes tersebut hingga 4, kali dalam setahun.

 

Percobaan ini diselenggarakan bagi para peserta nya untuk meniru dalam setahun 4 kali dan dengan bentang waktunya tiap-tiap 3 bulan sekali yakni bulan Februari, bulan Mei, Bulan Agustus, dan juga Bulan November. Peserta UKMPPD bisa disuarakan lulus dari tes ini dan bisa menerima gelar dokter kalau peserta hal yang demikian sukses lulus sesudah mengerjakan kedua percobaan tersebut yaitu CBT dan OSCE.

 

Percobaan CBT ini sendiri hingga dikala ini masih menjadi suatu momok penghambat yang utama dari para peserta tes calon dokter di Indonesia yang akan mendapatkan gelar dokternya. Jika hal yang demikian bisa dilihat dari tingkat kelulusan pada percobaan CBT ini sendiri yang memang masih bisa dikatakan belum memuaskan. Di setiap tahunnya hanya sekitar 20% - 40% saja peserta calon dokter se Indonesia yang masih belum lulus dalam tes CBT ini sehingga seharusnya mengulang lagi. Dan bahkan hingga ada peserta yang sampai mengulang tes CBT ini hingga 20 kali tapi masih tetap belum lulus juga.

 

Seumpama dalam kedua percobaan tersebut peserta tidak lulus, karenanya para peserta seharusnya mencontoh ujian ulang pada bagian percobaan yang belum lulus di periode selanjutnya, dan peserta tersebut akan diungkapkan sebagai retaker. Untuk tarif registrasi UKMPPD ini untuk satu kali ujian CBT yakni sebesar 400 ribu dan untuk ujian OSCE merupakan sebesar 600 ribu. Dimana retaker sepatutnya membayar biaya ujian lagi apabila mereka akan mengambil salah satu tes lagi yang belum lulus. retaker akan mencontoh percobaan CBT yang sebelumnya belum lulus dengan membayar tarif pendaftaran UKMPPD sebesar 400 ribu.