Coordinamento Comunale 078952151 - amalduca@comune.olbia.ot.it  -  cfancello@comune.olbia.ot.it  
1bb80b6a198bca2568965fc3290893dd.jpg
Jenis Dari Geotextile non woven  

Jenis Dari Geotextile non woven

Geotextile Non Woven yaitu salah satu ragam dari Geotextile yang tidak teranyam, dan berbentuk yakni seperti karpet kain. Pada Umumnya bahan dasar yang diwujudkan ialah terbuat dari bahan seperti polimer Polyesther atau PET dan Polypropylene atau PP. Dimana Mitra Baba yang bisa memproduksi Geotextile non woven ini yang bisa diproduksi dengan baik dari bahan serat stapel pendek dan benang filamen secara terus menerus.

 

Serat ini dapat terikat bersama-sama dengan mengaplikasikan termal, dan kimia maupun mekanis teknik dan kombinasi teknik. Dimana Geotextile non woven ini mempunyai sangat sedikit dari imbas pada sifat-sifat dari geosynthetic non woven. mitra baba woven ini yang dapat diproduksi oleh mitrababa via sebuah cara kerja mekanik maupun saling kimia dan atau ikatan termal serat atau filamen.

 

Termal yang terikat non woven ini juga mengandung dari pelbagai keterbukaan dari ukuran serta juga ketebalan yang khas adalah sekitar 0.5-1 mm. Meskipun kimia yang terikat dengan geotextile non woven ini relatif lebih tebal dari lazimnya merupakan berada di urutan 3 mm. Selain itu disisi lain sebuah mekanis yang terikat geotextile non woven ini mempunyai ketebalan yang juga khas yaitu dalam kisaran sekitar 2-5 mm.

 

Disamping itu juga cenderung dan relatif berat hal ini karena besar dari jumlah polimer filamen yang seharusnya menyediakan jumlah untuk memadai dan terjerat dari kabel silang filamen yang dipakai untuk ikatan yang sangat memadai. Fungsinya sebagai Separator atau Pemisah, merupakan Sebagai separator ataupun pemisah, dimana Geotextile Non Woven ini dapat berfungsi untuk bisa mencegah tercampurnya sebuah lapisan material yang satunya dengan material-material yang lainnya.

 

Teladan dari pemakaian Geotextile ini yang sebagai separator yakni pada sebuah proyek pembangunan jalan yang berada di atas tanah dasar yang lunak seperti seumpama berlumpur. Dimana Pada proyek tersebut Geotextile ini dapat mencegah naiknya lumpur hal yang demikian ke cara perkerasan, kemudian tidak terjadi sebuah pumping effect yang tentunya akan gampang dapat merusak perkerasan jalan.

 

Disamping itu eksistensi dari Geotextile ini juga dapat memudahkan sebuah pelaksanaan pemadatan dalam cara perkerasan. Kemudian sebagai Stabilization atau Stabilisator dimana Fungsi dari geotextile non woven ini acap kali disebut dengan sebagai Reinforcement atau Perkuatan. Misalnya saja digunakan pada sebagian proyek-proyek seperti timbunan tanah dan perkuatan lereng dan sebagainya.

 

Fungsi ini sendiri sebetulnya masih menjadi sebuah pro kontra di kalangan para spesialis geoteknik, hal ini karena Geotextile ini berprofesi dengan memakai sebuah metode membrane effect dimana hanya mengandalkan sebuah tensile strength atau kuat tarik sehingga kemungkinan terjadinya sebuah penurunan setempat pada timbunan hal yang demikian masih besar, dikarenakan kurangnya dari kekakuan bahan.