Coordinamento Comunale 078952151 - amalduca@comune.olbia.ot.it  -  cfancello@comune.olbia.ot.it  
1bb80b6a198bca2568965fc3290893dd.jpg
Mengenal Autistik Gangguan Perkembangan Di Anak  

Mengenal Autistik Gangguan Perkembangan Di Anak

Kali kali Kita mendengar istilah autistik yang dialamatkan pada anak-anak yang memiliki situasi sulit dalam perilaku. Walaupun menurut pengertian secara non ilmiah yang dimiliki oleh autistik adalah segala si kecil yang memiliki kecenderungan mengarah pada dirinya sendiri. Artinya ia hanya beratensi pada dunianya sendiri bukan yang ada di sekitarnya.

 

Ada juga yang menceritakan bahwa autistik juga berarti asyik dengan dunianya sendiri. Dia tidak menganggap adanya orang lain di sekitar mereka. Sebab mereka menganggap orang lain bukanlah manusia yang bisa berinteraksi secara sosial. Mereka menganggap orang lain yang berada di sekitarnya yaitu benda sehingga mereka cuma fokus pada apa yang ada di dalam diri mereka saja.

 

Lazimnya gangguan yang memiliki definisi sebagai gangguan perkembangan neurobiologis akan mulai timbul pada 3 tahun pertama usia anak. Karenanya tentu pihak yang spesialis bisa menentukan apakah benar autis atau tak melalui pengamatan dan penelitian secara menyeluruh. Hal ini menjadi penting sebab gangguan autistik bisa membikin buah hati mengalami keterlambatan pertumbuhan. Mesti dijalankan penanganan secara ideal agar agar si kecil bisa menerima apa yang diperlukannya cocok gangguan yang dimilikinya.

 

Jenis gangguan yang pertama yang dimiliki oleh buah hati autistik adalah gangguan interaksi sosial. Ini mengandung pengertian bahwa tiap si kecil yang menderita autis karenanya pasti akan lebih susah untuk berinteraksi dengan sahabat sepermainan atau orang-orang yang ada di sekitarnya. Untuk menanganinya jelas membutuhkan nasihat dari orang yang spesialis dan berpengalaman di bidang pendidikan si kecil autis.

 

Kecil yang mengalami autistik juga akan mengalami kendala dalam bidang bahasa dan komunikasi. Tentu hal ini dikarenakan minimnya mereka berinteraksi dengan orang yang ada di sekitar mereka. Butuh ketelatenan dan kesabaran untuk dapat memahami apa yang buah hati autistik inginkan.

 

Dan yang terakhir merupakan gangguan pikiran dan perilaku. Ini menjadi satu hal yang berkesinambungan karena apa yang ada dalam pikiran lazimnya akan tercermin dalam perilaku anak. Dengan adanya kesusahan komunikasi tentu akan jauh lebih susah untuk mengetahui apa yang ada di pikiran mereka. Walhasil seluruh perilaku mereka menjadi tak bisa diprediksi dan tak jarang kali menjadi satu kejutan tersendiri. Maka seandainya terdiagnosis mengalami gangguan autistik solusi yang paling pas merupakan memisahkan pelaksanaan belajarnya dari si kecil-buah hati yang notabene tak memiliki gangguan hingga ia siap untuk belajar bersama mereka. Sekian ulasan singkat tentang definisi dan jenis gangguan autistik.