Coordinamento Comunale 078952151 - amalduca@comune.olbia.ot.it  -  cfancello@comune.olbia.ot.it  
1bb80b6a198bca2568965fc3290893dd.jpg
Budaya Mistis Jepang di Hutan Aokigahara  

Budaya Mistis Jepang di Hutan Aokigahara

Jepang familiar dengan tradisi bunuh dirinya. Orang-orang Jepang yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri lazimnya dilakukan di hutan aokigahara yang berlokasi di sebelah barat laut dari Gunung Fuji. Hutan ini memiliki cerita yang cukup seram Sehingga sering disebut dengan hutan bunuh diri. Bagi yang berharap mengetahui informasi Jepang lebih mendalam berkaitan hutan aokigahara ini karenanya perlu menyimak beberapa hal berikut ini.

 

Adapun sebagian fakta berkaitan dengan hutan aokigahara merupakan sebagai berikut. Perlu dikenal bahwa hutan ini bukan cuma hutan bunuh diri bagi orang-orang Jepang saja, karena hutan ini sudah diakui oleh dunia sebagai hutan bunuh diri. Luas dari hutan aokigahara merupakan 3500 hektar dan dipenuhi dengan pepohonan yang rimbun. Pasalnya ada cukup banyak mayat yang tidak ditemukan sebab hutan ini terlalu lebat sehingga mayat menjadi hilang selamanya. Diprediksi ada sekitar 100 orang yang berhasil mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri di tempat ini setiap tahunnya.

 

Saat orang Jepang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri, mereka tidak menganggapnya sebagai dosa. Pun di negara ini terdapat ritual bunuh diri dengan Samurai yang ada ketika era feodal dan hal ini sangat dihormati. Lazimnya ritual ini dijalankan saat dirinya mengalami kejatuhan atau ketika pemimpin mati. Tapi demikian ritual ini tidak lagi dijalankan sebab akan menyebabkan berjenis-jenis efek bagi masyarakat Jepang. Kabar Jepang berkaitan bunuh diri ini sudah diketahui oleh masyarakat dunia.

 

Perlu diketahui bahwa ada berbagai upaya yang telah dilakukan untuk mencegah bunuh diri hal yang demikian. http://kawanbar.com pemerintah Jepang telah memasang sebagian kamera keamanan di komponen pintu masuk di hutan ini serta meningkatkan jumlah dari penjaga keamanan. Kecuali itu ada cukup banyak peringatan yang dipasang di beberapa titik lokasi hutan untuk mengurangi tingkat bunuh diri. Akan namun langkah yang dikerjakan ini tidaklah bekerja secara optimal sebab angka bunuh diri konsisten saja tinggi.

 

Pasalnya hutan ini sangatlah mistis dan konon suasananya benar-benar mencekam. Kebanyakan orang Jepang mengakhiri hidupnya dengan sistem menggantung leher, dan metode ini sudah sungguh-sungguh populer. Diperkirakan hutan aokigahara ini berhantu sebab arwah dari orang-orang yang bunuh diri itu bergentayangan.

 

Sekian berita Jepang berkaitan dengan kebiasaan mistis yang ada di hutan aokigahara. Sedangkan hal ini yaitu adat istiadat yang kerap kali dijalankan oleh masyarakat Jepang, akan tapi perlu diambil hikmahnya bahwa mengakhiri hidup dengan bunuh diri bukanlah jalan yang tepat.